Serba-serbi Mie Instan

05May12

Mie Instan (Indonesian)
方便面 – Fāngbiànmiàn (Chinese)
インスタント麺 – Insutanto Men (Japanese)
라면 – Ramyeon (Korean)
Mee Segera (Malay)
Instan Noodle (English)

Dan beragam penyebutan dalam berbagai bahasa, namun tetap menuju pada sebuah hidangan instan hasil olahan tepung. Mudah, murah, praktis, ekonomis dan nikmat.

Terlepas dari pro kontra tentang dampak mie instan bagi kesehatan, tak bisa dipungkiri hidangan ini memang acapkali menjadi pilihan. Alasan mudah, murah, praktis, ekonomis dan nikmat membuat acapkali atau mungkin kita melirik mie instan. Saya yakin bahwa hampir semua dari anda setidaknya pernah mencicipi makanan ini.

Coba saja kita runut satu persatu… mahasiswa perantauan, tanggal tua, keuangan menipis, lari ke mie instan. Sarapan pagi, malas memasak, lari ke mie instan. Tengah malam, lapar, warung sudah tutup, lari ke mie instan. Bahkan untuk kondisi darurat seperti pengungsi korban perang ataupun bencana alam, mie instan menjadi salah satu pilihan bantuan yang ringkas, tahan lama, dan mudah dibagikan.

Keluarga saya, terkecuali ayah saya, termasuk gemar menikmati mie instan. Satu satunya mie instan yang sempat membuat ayah saya “luluh” adalah Happy Mie rasa Oxtail yang sayangnya sepertinya sudah tidak ada di pasaran😀 Hingga ada satu kebiasaan yang unik tiap kali saya atau kakak kakak saya pulang ke rumah, yakni memasak mie instan, dengan kreasi masing2, hihihi… aneh ya, jauh-jauh pulang ke rumah hanya untuk menyantap mie instan. Namun ada baiknya menyantap mie instan ini tidak dilakukan terlalu sering, cukup 1 – 2 kali dalam seminggu, sebagai langkah pencegahan dari efek negatif mie instan ini, meskipun masih pro dan kontra.

Berterima kasihlah pada Momofuku Andou (安藤 百福), seorang pebisnis Jepang keturunan Taiwan yang telah menyulap sisa suplai gandum jepang pada perang dunia menjadi hidangan mie instan, sekaligus sebagai pelopor terciptanya mie cup. Beliau sekaligus pendiri dan mantan CEO dari Nissin Foods.

Ada sebuah gambar tentang data dan statistik menarik mengenai dari myfoodlooksfunny.com  yang ingin saya share kembali kepada anda. Selebihnya baca sendiri saja ya…🙂

All about ramen

Jika anda tergolong gemar mie instan dan akan bepergian dalam waktu yang cukup lama dimana anda tidak bisa mendapatkan mie instan Indonesia dengan mudah, jangan lupa untuk membawa beberapa bungkus mie instan. Percayalah, somehow anda akan merindukan makanan ini😀. Memang ada mie instan lokal, namun tentunya rasanya tidak dijamin familiar dengan lidah anda, serta bagi anda yang muslim, tidak bisa dijamin kehalalannya. Maka seperti pengalaman saya ketika di Suwon, saat hidangan di kantor “tidak bisa” saya nikmati, mie instan menjadi “pelarian”, dengan mix & match dengan bahan lain ataupun bahan makanan leftover🙂

mie kari dengan cherry tomato

Selamat menikmati!



One Response to “Serba-serbi Mie Instan”

  1. mie kari bukannya mie rebus yah? koq kering gt?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: